MarkPlus merilis E‑Wallet Research 2026: Usage Behavior & QRIS Landscape pada 23 Oktober 2026 yang memetakan perilaku penggunaan dompet digital di Indonesia. Riset yang melibatkan 400 responden menemukan bahwa pembayaran melalui QRIS menjadi fitur e‑wallet yang paling sering dipakai konsumen, sementara transfer dana juga mendominasi pilihan penggunaan.
Lonjakan Penggunaan QRIS dan Dampaknya pada Dompet Digital
Hasil riset mencatat 85,3% responden menggunakan e‑wallet untuk transaksi QRIS, diikuti 77,3% yang memanfaatkan fitur transfer ke rekening bank atau sesama e‑wallet. Durasi pemakaian juga menunjukkan kematangan pasar: 90,3% responden telah memakai dompet digital lebih dari dua tahun. Angka‑angka ini menegaskan bahwa QRIS telah menjadi kanal pembayaran keseharian bagi banyak konsumen.
MarkPlus menggarisbawahi faktor yang mendorong pilihan konsumen: kemudahan dan kecepatan transaksi menjadi pertimbangan utama bagi pengguna QRIS (sekitar 80,8%), disusul jangkauan merchant dan insentif seperti cashback. Temuan ini menunjukkan bahwa promosi masih relevan sebagai pemicu adopsi awal, namun pengalaman pengguna dan jaringan merchant menentukan penggunaan berulang.
Dari sisi merek, riset menemukan bahwa ShopeePay menempati posisi teratas dalam volume penggunaan e‑wallet (sekitar 40%) dan juga unggul pada transaksi QRIS, diikuti GoPay dan DANA pada posisi berikutnya. Urutan preferensi dan top‑of‑mind konsumen memperlihatkan persaingan yang terfokus pada ketersediaan fitur, kemudahan transfer, dan cakupan merchant.
Apa Artinya Bagi Pelaku Usaha dan Penyedia Layanan Pembayaran
Bagi pemilik usaha, khususnya UMKM yang bergantung pada transaksi harian, dominasi QRIS berarti menempatkan penerimaan QR code sebagai prioritas operasional. Merchant yang belum menerima QRIS berisiko kehilangan pelanggan yang mengutamakan kecepatan dan kenyamanan. Selain itu, persaingan antar‑platform dompet digital menandakan bahwa menyediakan beberapa opsi sumber dana (mis. transfer bank, kartu, dan e‑wallet) dapat meningkatkan konversi pembayaran.
Dari perspektif penyedia layanan dan pengembang produk digital, hasil riset menyoroti peluang pengembangan fitur yang memperkuat loyalitas pengguna—misalnya integrasi pengalaman pembayaran yang lebih cepat, transparansi biaya, dan kemudahan rekonsiliasi transaksi untuk merchant. Penyedia yang mampu menyederhanakan proses pembayaran dan menawarkan fleksibilitas sumber dana akan lebih mudah mempertahankan pengguna dalam jangka panjang.
- Prioritas teknis untuk merchant: pastikan integrasi QRIS stabil dan mudah dipakai pada titik penjualan.
- Prioritas pengalaman pengguna: kurangi langkah pembayaran, tampilkan konfirmasi instan, dan permudah proses refund/reconciliation.
- Prioritas bisnis: sediakan beberapa opsi pembayaran agar pelanggan tidak terhalang preferensi e‑wallet tertentu.
Apa Artinya untuk Bisnis anda?
Hasil riset ini menegaskan bahwa mengakomodasi QRIS dan pilihan sumber dana lain bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi kebutuhan operasional. Jika Anda membangun situs atau toko online, pertimbangkan integrasi pembayaran yang menerima QRIS dan beberapa metode e‑wallet agar transaksi lebih lancar. Memanfaatkan template atau komponen pembayaran siap pakai pada website dapat mempercepat implementasi dan membantu bisnis merespons pergeseran preferensi konsumen dengan cepat.