Pada pekan ini sejumlah bank dan penyedia jasa pembayaran memperbarui penjelasan dan ketentuan bagi merchant sehubungan dengan perluasan kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS menjadi 0 persen untuk transaksi bernilai kecil. Media melaporkan penjelasan tersebut pada 8 Oktober 2026, sementara beberapa bank menempatkan pengumuman atau halaman informasi yang diperbarui awal bulan ini sebagai respons implementasi kebijakan regulator.

Perluasan MDR QRIS dan Implikasi Biaya Transaksi Digital

Bank Indonesia memperluas kebijakan MDR QRIS sehingga beberapa kategori merchant mendapat tarif 0% pada transaksi hingga ambang tertentu. Secara ringkas, ketentuan yang diberlakukan menyatakan MDR 0% berlaku untuk usaha mikro pada transaksi sampai Rp500.000 dan diperluas untuk usaha kecil, menengah, dan besar pada transaksi sampai Rp100.000; transaksi di atas ambang kembali dikenakan MDR sesuai tarif kategori masing‑masing.

Respons dari pelaku industri tidak tunggu lama: beberapa bank menerbitkan halaman informasi resmi yang menjabarkan penyesuaian tarif dan tata cara pelaporan bagi merchant, serta mengingatkan prosedur keamanan ketika menerima pembayaran QRIS. Perubahan komunikasi ini adalah langkah teknis penting agar merchant memahami implikasi biaya pada laporan settlement dan penerimaan dana.

  • Siapa yang paling terdampak: UMKM dan pedagang ritel dengan frekuensi transaksi rendah‑nilai akan merasakan penurunan biaya pemrosesan per transaksi.
  • Apa yang berubah operasional: merchant perlu memeriksa laporan settlement dan kategori usaha yang tercatat oleh penyedia jasa pembayaran untuk memastikan tarif MDR terapkan dengan benar.
  • Perhatian teknis: pelaku usaha harus memastikan integrasi POS, aplikasi merchant, atau gateway pembayaran menampilkan settlement yang konsisten setelah penyesuaian tarif.

Dampak ekonomi bersifat kumulatif: penghematan per transaksi kecil dapat meningkatkan margin bagi merchant yang melayani volume transaksi tinggi, atau dialihkan ke promosi dan investasi kecil pada operasional. Namun perubahan ini tidak otomatis menurunkan harga jual bagi konsumen—keputusan harga tetap berada di tangan pelaku usaha.

Praktik yang Perlu Diperhatikan oleh Merchant Pembayaran Digital

  1. Periksa kategori usaha Anda pada penyedia layanan (PJP) dan verifikasi threshold transaksi yang berlaku.
  2. Bandingkan laporan settlement sebelum dan sesudah perubahan untuk memastikan perhitungan MDR akurat.
  3. Perbarui SOP kasir dan komunikasi kepada pelanggan bila perlu (mis. konfirmasi pembayaran sebelum menyerahkan barang).
  4. Waspadai QR palsu dan jaga kerahasiaan data transaksi sesuai instruksi bank atau PJP.

Apa Artinya untuk Bisnis anda?

Perluasan MDR QRIS membuka peluang efisiensi biaya bagi UMKM dan merchant ritel—tetapi realisasi manfaatnya bergantung pada pelacakan laporan settlement dan pembaruan teknis pada sistem penerimaan pembayaran. Jika Anda sedang membangun website toko atau menyiapkan produk digital, pastikan integrasi pembayaran (QRIS, gateway, laporan settlement) dan halaman checkout sudah menampilkan informasi transaksi yang jelas; memiliki website dan modul pembayaran siap pakai yang terintegrasi dapat mempercepat adaptasi terhadap perubahan biaya dan mempermudah rekonsiliasi keuangan.