PT Sun Life Financial Indonesia memperkenalkan entitas barunya, Sunlife Syariah, di ajang HijrahFest LinkUp pada 1 November 2026 dan mengikutinya dengan kampanye terpadu yang menggabungkan out‑of‑home (OOH) di enam kota serta rangkaian film digital. Peluncuran entitas Syariah itu juga diposisikan bersamaan dengan penyegaran identitas global Sunlife, sementara kampanye offline dan digital sengaja dipadukan untuk mempercepat pembangunan awareness di segmen masyarakat Muslim yang menjadi target.

Kampanye OOH dan film digital: strategi digital marketing Sunlife

Menurut laporan industri, kampanye OOH Sunlife tersebar di Jakarta, Bandung, Medan, Bali, Surabaya, dan Yogyakarta, dan dipadukan dengan serangkaian film digital yang dipublikasikan di saluran sosial media. Perusahaan menyebut film inti kampanye telah mendapatkan jangkauan besar di platform video online; perusahaan juga menekankan pesan nilai "amanah" sebagai inti komunikasi merek. Langkah ini menunjukkan pendekatan kampanye yang menggabungkan jangkauan offline (paparan berulang di lokasi strategis) dan pengukuran digital melalui konten video dan saluran sosial.

Secara praktis, kombinasi OOH + film digital bertujuan memanfaatkan kekuatan masing‑masing kanal: OOH untuk membangun pengenalan merek cepat di lokasi padat lalu lintas dan film digital untuk engagement, storytelling, dan distribusi terukur yang dapat dioptimasi untuk audiens tertentu.

Apa dampaknya bagi pelaku usaha dan UMKM di era kampanye omnichannel

  • Pergeseran ke strategi multikanal: Kampanye besar seperti ini mempertegas bahwa konsumen menjumpai merek di banyak titik — dari papan reklame hingga feed sosial. Pelaku usaha perlu menyelaraskan pesan dan pengalaman di semua titik kontak.
  • Pentingnya landing page dan konsistensi konten: Saat merek menjalankan film digital dan iklan berbayar, traffic yang datang harus diarahkan ke halaman yang relevan dan mobile‑friendly agar potensi konversi tidak hilang.
  • Kesempatan kolaborasi lokal: Kampanye nasional membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk terlibat sebagai mitra konten, pemasok, atau bagian dari etalase digital yang relevan dengan tema syariah dan lifestyle Muslim.
  • Pengukuran dan optimasi: Film digital mempermudah analitik (tayangan, view‑through, CTR, sumber traffic). UMKM yang siap dengan dasar pengukuran akan lebih mudah memanfaatkan lonjakan perhatian.

Perusahaan asuransi sendiri menyatakan proses spin‑off unit syariah ini telah selesai dan mulai beroperasi sebagai entitas terpisah; peluncuran publik pada HijrahFest berfungsi sebagai momentum komunikasi merek untuk memperkenalkan identitas dan nilai yang lebih fokus ke segmen syariah.

Hal yang perlu diperhatikan oleh pemasar dan pemilik produk digital

  1. Pastikan konsistensi pesan antara materi OOH dan aset digital (copy, visual, call to action, dan URL/landing page).
  2. Siapkan tracking yang benar (UTM, pixel, pencatatan konversi) agar performance film digital dapat dihubungkan ke hasil nyata.
  3. Periksa kepatuhan regulasi jika menawarkan produk keuangan atau klaim spesifik—komunikasi harus sesuai aturan OJK dan kebijakan periklanan platform.
  4. Manfaatkan momen peluncuran untuk kolaborasi konten lokal atau penawaran bundling yang relevan dengan audiens komunitas syariah.

Apa Artinya untuk Bisnis anda?

Peluncuran Sunlife Syariah dan kampanye OOH plus film digital menegaskan bahwa kombinasi offline dan digital masih efektif untuk membangun awareness pasar yang spesifik. Jika Anda pelaku UMKM atau pemilik produk digital, pastikan memiliki website yang siap menerima traffic tersegmentasi, halaman produk yang konsisten dengan materi kampanye, dan aset digital (gambar/video) yang bisa langsung digunakan untuk iklan dan etalase. Memiliki website atau produk digital siap pakai akan memudahkan Anda merespons lonjakan perhatian dan berpartisipasi dalam ekosistem pemasaran omnichannel seperti ini.