Marketplace Lemomo mengumumkan kampanye pemasaran luar ruang dengan memasang materi iklan pada sejumlah armada TransJakarta. Menurut pengumuman resmi perusahaan dan liputan media pada 23 Oktober 2026, kampanye ini direncanakan berjalan pada November–Desember 2026 dan menyasar tiga rute dengan mobilitas tinggi di Jakarta.

Iklan e-commerce di TransJakarta: strategi jangkau pengguna urban

Perusahaan menyebut program ini sebagai bagian dari upaya memperkenalkan konsep "Marketplace Generasi Baru" yang menekankan pengalaman interaktif, selain sekadar transaksi. Materi promosi Lemomo akan tampil di rute Puri Beta–Flyover Kuningan, Kampung Melayu–Tanah Abang, dan Pinang Ranti–Pluit, yang dipandang strategis karena titik-titik tersebut melayani koridor bisnis dan area komersial penting.

Kampanye di transportasi publik seperti TransJakarta menandakan pergeseran saluran pemasaran beberapa pemain e-commerce yang mulai mengombinasikan kanal digital dan offline untuk meningkatkan brand awareness. Menurut pernyataan perusahaan, pendekatan ini dimaksudkan untuk menjangkau pengguna yang memiliki aktivitas mobilitas tinggi dan memperkuat pengenalan merek di luar iklan digital tradisional.

Dampak kampanye offline untuk penjual dan UMKM di platform e-commerce

Bagi penjual dan UMKM yang sudah berjualan di platform, kampanye semacam ini berpotensi meningkatkan lalu lintas aplikasi dan pencarian merek, tetapi tidak otomatis menjamin lonjakan penjualan. Untuk memanen perhatian yang datang dari iklan luar ruang, penjual perlu memastikan halaman toko, katalog produk, dan proses checkout siap menangani lonjakan pengunjung—terutama pada perangkat mobile.

  • Awareness: Iklan di armada angkutan umum dapat memperluas jangkauan demografis di luar audiens digital murni.
  • Traffic potensial: Peningkatan kunjungan ke aplikasi atau toko online bisa terjadi, namun tingkat konversi bergantung pada kesiapan toko online.
  • Perlu sinkronisasi promosi: Perusahaan dan penjual perlu menyelaraskan promo, stok, dan layanan pengiriman agar pengalaman pelanggan tidak buruk saat traffic meningkat.

Sekalipun kampanye ini bersifat promosi merek (brand awareness), pelaku usaha harus memerhatikan metrik operasional seperti kecepatan halaman, ketersediaan produk, dan respons layanan pelanggan untuk mengoptimalkan dampak bisnis.

Perlu diperhatikan oleh pelaku usaha dan pemasar e-commerce

  1. Siapkan landing page atau halaman promosi yang mobile-friendly untuk menangkap pengunjung dari iklan offline.
  2. Pastikan stok dan estimasi pengiriman diperbarui untuk menghindari pembatalan pesanan saat ada lonjakan.
  3. Rencanakan kampanye terintegrasi (digital + offline) agar konsumen yang melihat iklan bisa segera menemukan penawaran yang relevan.

Apa Artinya untuk Bisnis anda?

Kampanye iklan e-commerce di transportasi publik seperti yang dilakukan Lemomo menunjukkan bahwa kombinasi kanal offline dan online masih relevan untuk membangun awareness. Jika Anda penjual atau pemilik UMKM, pertimbangkan menyiapkan halaman produk responsif dan template promosi siap pakai sehingga kunjungan dari iklan offline dapat mengubah pengunjung menjadi pembeli. Memiliki website atau produk digital yang siap dipasang akan membantu Anda merespons lonjakan perhatian dengan cepat dan profesional.