PT Bank CIMB Niaga Tbk menyelenggarakan Kejar Mimpi FEST pada 2–4 Oktober 2026 di Senayan City, Jakarta. Acara ini menggabungkan rangkaian talkshow, workshop, konser, dan area bazar yang menampilkan lebih dari 50 brand lokal yang dikurasi oleh The Goods Dept. Festival yang diposisikan sebagai inisiatif literasi finansial dan pemberdayaan anak muda juga membawa program promosi perbankan, termasuk promo cashback dan penawaran transaksi digital.
Kejar Mimpi FEST sebagai Platform untuk UMKM dan Brand Lokal
Kejar Mimpi FEST bukan sekadar event pemasaran bank; formatnya memadukan edukasi finansial dengan peluang penjualan langsung. Area "Kejar Mimpi Market" menempatkan pelaku UMKM di tengah pengalaman pengunjung, memberi akses paparan pada audiens mall yang lebih luas. Selain itu, program cashback dan kemudahan transaksi digital yang ditawarkan penyelenggara bertujuan memperkenalkan pola pembayaran non-tunai kepada pembeli dan penjual.
Dari sisi penyelenggara, CIMB Niaga menampilkan layanan dan produk digitalnya melalui tajuk kegiatan, workshop, dan promo yang berlangsung selama tiga hari. Kerja sama dengan kurator seperti The Goods Dept menandai pendekatan yang semakin umum: bank dan lembaga keuangan bermitra dengan ekosistem ritel dan kurator lokal untuk menciptakan event yang memberi manfaat bagi kedua pihak — bank memperluas penggunaan produk digitalnya, sementara UMKM mendapatkan kanal pemasaran dan transaksi langsung.
Peluang Bisnis dan Dampak bagi Pelaku UMKM
- Peningkatan visibilitas: Partisipasi di bazar terkurasi memberi UMKM akses ke pengunjung yang tidak selalu dijangkau melalui toko online biasa.
- Adopsi pembayaran digital: Promo cashback dan kemudahan transaksi mendorong UMKM untuk menerima pembayaran cashless, yang bisa meningkatkan kecepatan transaksi dan pencatatan penjualan.
- Sinergi pemasaran: Kolaborasi dengan bank dan kurator memudahkan UMKM mengakses materi promosi, workshop pengelolaan usaha, dan potensi akses ke layanan keuangan seperti rekening usaha atau fasilitas digital.
Namun pelaku usaha perlu menyiapkan diri: stok dan logistik harus disesuaikan untuk lonjakan penjualan sementara, serta catatan transaksi digital perlu disiapkan agar mudah diintegrasikan ke sistem pembukuan. Di sisi promotor, bank dan kurator sebaiknya menyiapkan mekanisme verifikasi serta edukasi singkat bagi pelaku UMKM agar transaksi digital berjalan lancar.
Apa yang Perlu Diwaspadai Pelaku Usaha dan Penyelenggara
- Proteksi data dan privasi saat memproses pembayaran digital—UMKM harus memahami syarat penggunaan platform pembayaran.
- Kondisi komersial promo—misalnya syarat cashback atau kuota promo—dapat mempengaruhi margin penjualan jika tidak diperhitungkan.
- Kesiapan operasional untuk penjualan offline dan pemrosesan pesanan online pasca-event.
Apa Artinya untuk Bisnis anda?
Acara seperti Kejar Mimpi FEST menunjukkan bahwa kolaborasi antara bank, kurator, dan ritel fisik masih relevan untuk mendorong penjualan dan adopsi digital bagi UMKM. Memiliki website yang siap menampilkan katalog, halaman produk yang mudah dipakai untuk transaksi, serta materi digital untuk promosi akan membantu UMKM merespons peluang dari event serupa dan mengelola order setelah pameran berakhir. Pertimbangkan menyiapkan atau memperbarui lini digital Anda agar lebih mudah terhubung dengan program promosi dan platform pembayaran yang sering digunakan oleh penyelenggara acara.